Berhijrah Mulai dari Hal Kecil
Proses hijrah itu bukanlah hal yang mudah, perjalanannya panjang bahkan berliku.
Tapi meskipun berliku tetaplah berhijrah, jika terasa berat biasakanlah dari hal-hal kecil yang mampu kita ubah.
Ketika kita masih belajar berhijrah, bukan berarti kita harus langsung mengenakan hijab panjang, bercadar dan sebagainya. Alhamdulillah, kalau memang ada sebagian orang yang bisa melakukannya langsung. Tapi untuk mereka yang berhijrah dengan proses, mulailah dari meninggalkan hal-hal buruk dan mengganti dengan hal baik sekecil apapun itu.
Bisa jadi dengan mengganti playlist lagu di handpone dengan hafalan alquran, sudah termasuk bagian dari hijrah. Pelan tapi pasti berawal dari mendengarkan mengantarkan kita pada hafalan pula.
Atau mungkin menahan diri untuk tidak ikut berghibah, sudah termasuk bagian dari berhijrah pula. Media sosial jaman sekarang udah ga sehat, isinya hanya akun gosip, coba deh buat blokir akun-akun tersebut, siapa tau Allah menghitung itu termasuk dari proses hijrah.
Sejatinya hijrah itu tentang keistiqomahan, istiqomah melakukan kebaikan walau hal kecil yang dijadikan kebiasaan. Misalnya, sesimple membiasakan diri makan dan minum sambil duduk dan menggunakan tangan kanan, sekalipun makan cabai gorengan tetap menggunakan tangan kanan.
Atau sesimple membiasakan diri mengucap hamdallah dan istigfar ketika bagun tidur lalu mengucapkan doa bangun tidur.
Mungkin bisa juga dengan membiasakan diri mengenakan kaos kaki ketika bepergian, karena sadar bahwa kaki juga merupakan aurat.
Atau dengan tidak berlebihan menggunakan minyak wangi atau bahkan tidak menggunakan minyak wangi saat berpergian apalagi di lingkungan yang banyak ikhwannya.
Dan mungkin pelan-pelan untuk membiasakan diri mengenakan hijab menutupi dada. Pelan-pelan… Nikmati saja prosesnya.
Jika hal-hal kecil sudah bisa kita lakukan dengan baik dan istiqomah, maka mulailah melangkah menuju hal-hal besar.
Misalnya, mencari lingkungan yang islami yang mampu mengantarkan kepada kebaikan dunia akhirat,
Atau membiasakan diri membaca Al-Quran beserta terjemahannya, mengkaji ilmu yang ada di Al-quran lebih dalam.
Lalu bisa juga di lanjutkan dengan memulai membeli buku-buku bacaan islam, buku-buku hadist yang menunjang proses belajar.
Dan yang paling penting untuk mengikuti kajian-kajian yang membuat kita ga salah langkah dalam belajar ilmu agamanya. Karena biar bagaimanapun cara belajar yang baik adalah belajar bersama guru / ulama / ustadzah supaya kita ga hanya mengerti ilmunya tapi juga paham dan mempraktikannya di kehidupan sehari-hari.
Untuk beberapa orang yang terbiasa hidup dengan syariatnya, hal-hal diatas sangatlah mudah dan bukanlah apa-apa. Tapi proses hijrah seseorang itu beda-beda, bisa jadi yang menurut kita mudah justru orang lain mati-matian melakukannya. Ataupun sebaliknya yang menurut kita sulit, sangat mudah dilakukan orang lain. Semua sudah ada prosesnya masing-masing, waktunya masing-masing.
Comments