Monday
Hari ini, Minggu, 28 Desember 2014.
Minggu yang tak seperti biasanya, dimana aku harus tidur lebih awal dari hari sabtu malam, karena the next day is Monday, Money Day.
Tapi kali ini, aku bahkan bisa tidur lebih lama dari hari-hari sebelumnya, atau mungkin tidak tidur sama sekali.
Ya, karena kenyataannya the next day is Monday, but not Money Day.
Entah harus bahagia atau apa, aku bahkan tidak tahu.
Setelah kurang lebih tiga tahun aku lalui hari-hariku di tempat kerja, mulai besok aku bahkan takkan pergi kesana lagi.
Disatu sisi aku mungkin bahagia, bukankah ini yang selalu aku inginkan? Mencari pekerjaan baru ketika aku sudah mulai lelah dengan pekerjaan lamaku.
Tapi mungkin aku juga harus bersedih, meski aku tak dapat mengeluarkan air mataku, tapi percayalah aku sungguh kehilangan kalian, teman-teman terbaikku.
Sulit dipercaya, tiga tahun layaknya seperti seorang siswa SMA, aku lalui hariku dengan mereka.
Mereka yang selalu dengan senang hati membantu setiap pekerjaanku, mereka yang selalu menghabiskan waktu istirahat dengan makan bersamaku, mereka yang selalu menjadi tempat dimana aku bosan dan jenuh, mereka yang selalu dengan sabar mengerti aku sekalipun aku sangat angkuh.
Mungkinkah aku bisa menemukan mereka lagi ditempat kerja lain?
Biar bagaimanapun, aku tetap harus terus melanjutkan hidup, bukan?
Aku harus menjadi lebih baik di pekerjaan baruku nanti.
Aku harus memaksakan diriku untuk tidak terus bermain-main.
Ya, aku berharap aku bisa dengan segera mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. :)
ps: sejujurnya, aku ingin menceritakan ini pada seseorang, tapi aku tidak bisa. Selamat malam :')
Minggu yang tak seperti biasanya, dimana aku harus tidur lebih awal dari hari sabtu malam, karena the next day is Monday, Money Day.
Tapi kali ini, aku bahkan bisa tidur lebih lama dari hari-hari sebelumnya, atau mungkin tidak tidur sama sekali.
Ya, karena kenyataannya the next day is Monday, but not Money Day.
Entah harus bahagia atau apa, aku bahkan tidak tahu.
Setelah kurang lebih tiga tahun aku lalui hari-hariku di tempat kerja, mulai besok aku bahkan takkan pergi kesana lagi.
Disatu sisi aku mungkin bahagia, bukankah ini yang selalu aku inginkan? Mencari pekerjaan baru ketika aku sudah mulai lelah dengan pekerjaan lamaku.
Tapi mungkin aku juga harus bersedih, meski aku tak dapat mengeluarkan air mataku, tapi percayalah aku sungguh kehilangan kalian, teman-teman terbaikku.
Sulit dipercaya, tiga tahun layaknya seperti seorang siswa SMA, aku lalui hariku dengan mereka.
Mereka yang selalu dengan senang hati membantu setiap pekerjaanku, mereka yang selalu menghabiskan waktu istirahat dengan makan bersamaku, mereka yang selalu menjadi tempat dimana aku bosan dan jenuh, mereka yang selalu dengan sabar mengerti aku sekalipun aku sangat angkuh.
Mungkinkah aku bisa menemukan mereka lagi ditempat kerja lain?
Biar bagaimanapun, aku tetap harus terus melanjutkan hidup, bukan?
Aku harus menjadi lebih baik di pekerjaan baruku nanti.
Aku harus memaksakan diriku untuk tidak terus bermain-main.
Ya, aku berharap aku bisa dengan segera mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. :)
ps: sejujurnya, aku ingin menceritakan ini pada seseorang, tapi aku tidak bisa. Selamat malam :')
Comments