(Masih) Cahaya

Selamat siang, cahaya!
Saat ini, saat aku memutuskan untuk tak lagi berada disisimu mengapa langit menjadi redup disiang hari? Mengapa langit seolah tau apa yang sedang kita rasakan?
Apa disana kau sungguh kehilanganku?
Kamu tau bahwa akupun kehilangan.
Memang sulit dipercaya, ketika aku berharap cahaya masih menerangiku, justru aku yang melepaskannya.
Mengatakan bahwa aku tak bisa lagi berada disisimu saja membuat jantungku berdegup sangat kencang.
Aku tak bisa membayangkan bagaimana aku dimasa depan tanpamu?
Jika diantara kita masih ada rindu dan cinta, aku harap kita dapat mengatasinya dengan cara yang benar.
Aku harap kita saling mendoakan ketika rindu itu menghampiri.
Aku harap kita akan selalu kuat.
Aku harap aku dapat menjadi seseorang sepertimu, orang yang selalu pantang menyerah saat mimpi menjadi tujuan hidup.
Kita memang berpisah. Tapi bukan berarti tidak ada "kita".
Kita akan selalu ada. Selalu ada.

Comments

Popular posts from this blog

Love In Paris

France, So I'm Fall in Love

​Andai Allah bisa Cemburu