Ketika cinta itu hadir lagi.

Nyatanya, kamu memang ga akan pernah tau kapan kamu sangat mencintai seseorang, dan kapan kamu sangat membenci seseorang.
Karena hal itu, Islam ngajarin ga boleh berlebihan dalam segala hal. Termasuk dalam mencintai dan membenci.
Belajar dari pengalaman gue pribadi, gue pernah sangat mencintai seseorang.
Begitupun dengan orang itu.
Tapi ternyata Allah sayang banget sama gue dan dia.
Allah bikin gue dan dia saling sangat membenci ketika cinta itu semakin salah langkah.
Karena Allah sangat tau bahwa kita mencintai dicara yang salah.
Karena Allah tau bahwa kita ga seharusnya mencintai seseorang melebihi cinta kepada Sang Pencipta.
Dan gue bersyukur banget, pernah mencintanya dan membencinya.
Gue bersyukur banget bahwa Allah ngasih warna yang begitu indah buat gue dan dia.
Suatu hal yang mungkin menurut gue lebih indah dari cerita cinta di FTV. Yaa gimana ga indah secara yang bikin skenarionya Allah. ðŸ™‚
Meskipun masa-masa saat saling membenci itu adalah masa-masa yang buruk buat gue dan dia.
Gue belum pernah benci sebenci-benci sama orang, tapi saat itu gue ngerasain gimana rasanya benci sama orang. Gak tenang!
Tapi ternyata dibalik itu semua, Allah punya rencana yang begitu indah.
Allah punya tujuan yang ga pernah terbayangkan sama sekali oleh gue, dia atau mungkin orang lain.
Allah Maha Baik, Allah Sang Pemilik Hati dan Allah yang Maha Membolak-balikkan Hati.
And Now, Everything has changed.
Entah mungkin karena kekuatan doanya yang selalu tertuju untuk gue, sampai akhirnya tanpa alasan apapun gue menerima kembali dia dalam hidup gue.
Tapi, untuk kali ini, kita ga mau salah langkah lagi.
Kita ga mau saling mencintai semata-mata hanya karena cinta tanpa pondasi apapun.
Karena kali ini, kita berusaha buat mengikut campurkan Allah dalam hati kita.
Karena memang seharusnya itulah yang harus dilakukan ketika seorang hamba jatuh cinta kepada ciptaanNya. Dekati Penciptanya.
Kita ngga akan tau apa yang akan terjadi lagi untuk kita nantinya, oleh karena itu kita berusaha buat deketin Sang Maha Mengetahui.
Berusaha. Iya berusaha, karena kita hanya manusia biasa yang kadang mampu ngalahin setan dalam diri, tapi dilain waktu terkalahkan oleh mereka.
Dan kali ini kita berusaha untuk selalu menang. Bismillah.
Bismillah. Karena yang terbaik diperuntukan kepada yang baik.
Berusaha buat memperbaiki diri sampai akhirnya Allah memantapkan hati kita dengan kesiapan. Aamiin.
Dan gue percaya ga ada yang sia-sia dengan sebuah usaha. Semoga saja.
Teruntuk kamu, yang kembali singgah.
Terimakasih, bukan hanya untuk hari ini. Tapi, untuk hari yang telah berlalu dan yang akan datang.
Semoga lelah yang pernah kamu lalui, menjadi Lillah yang berkah.
Terimakasih. ðŸ™‚

Comments

Popular posts from this blog

Love In Paris

France, So I'm Fall in Love

​Andai Allah bisa Cemburu