Muslimah dan Hijabnya

Assalamualaikum đꙂ
Hari ini aku mau bahas tentang hal yang biasanya temanku yang non muslim menanyakan ke aku, tentang penggunaan hijab.
Meskipun hidup dinegara yang mayoritas Islam bukan berarti pertanyaan tentang hijab tidak ada, bahkan sebenernya hal-hal tentang hijab bukan hanya di tanyakan mereka yang non muslim saja, tapi mereka yang muslim namun belum berhijab pun kadang memiliki pemikiran seperti :
“Ah aku belum siap pakai hijab, agamaku belum sempurna”
—Justru hijab-lah yang akan menyempurnakan agamamu, ukhti.
“Ah si A pake hijab juga masih suka ga sholat, mendigan gue ga pake hijab tapi sholat”
—Sholat dan hijab itu wajib ukhti, jangan melihat buruknya orang lain. Karena muslimah yang baik adalah yang mendirikan sholat dan menutup auratnya.
“Ah yang penting gue berusaha berbuat baik sama semua orang, meskipun ga berhijab tapi Allah pasti tau kok gue ga jahat”
“Ah si B pake hijab juga masih pacaran kesana kemari sama pasangannya padahal ia tau itu dosa”
— Lagi dan lagi, jika kamu menganggap seseorang belum baik, maka jangan jadikan ia barometermu dalam mengambil keputusan.
— Oleh karena itu, sempurnakan kebaikanmu dengan berhijab ukhti, karena itu adalah poin pentingnya.
“Ah aku belum dapat hidayah nih buat berhijab, doain aja ya semoga cepat dapat hidayah”
— Hidayah itu dijemput ukh, bukan ditunggu. Hidayah itu rejeki, yang harus kita jemput yang harus kita cari, jadi jemputlah karena wanita muslim lainnya sudah mendoakanmu sebelum kamu memintanya.
Yaa beberapa jawaban seperti itu yang sering muslimah berhijab dapati ketika menanyakan kepada saudarinya tentang rambutnya yang masih terurai tanpa hijab.
Namun, disaat mereka yang muslim masih menimang-nimang untuk mengenakan hijab, justru banyak dari saudari yang non muslim memiliki rasa ingin tau yang dalam tentang hijab. Rasa ingin tau mereka ini menurutku sebenarnya adalah bentuk sentuhan hidayah dari Allah bahwa mereka tidak menutup diri tentang pengetahuan terhadap hijab.
Aku pun pernah ditanya oleh temanku yang seorang non muslim.
“Kenapa perempuan islam harus pakai hijab ?”
— Karena itu perintah Allah, jawabku
“Memangnya dosa kalau ga pakai hijab?”
— Iya dosa, karena Allah yang suruh kita pakai hijab, kalau ga dilakuin ya dosa.
“Terus memangnya kalau pakai hijab itu harus menutupi bagian dada ya? Nah, kalau orang yang pakai cadar gimana? Apa disuruh Allah kalian juga?”
— Jadi gini loh, kalau ditanya kenapa perempuan islam HARUS mengenakan hijab jawabannya karena Islam memuliakan wanita. Agama kita ga mau wanita dilecehkan karena menampakan keindahan fisiknya.
Sebagai contoh gini, ketika kamu jalan-jalan keluar rumah, lalu ada sekumpulan laki-laki di depan rumahmu yang tidak kamu kenal memanggilmu dengan sebutan-sebutan yang tidak menyenangkan seperti “halo cantik mau kemana?” lalu orang itu mengagumi kecantikanmu dengan cara yang tidak wajar, seperti mengikutimu, membayangkanmu, dsb. Nauzubillahimin dzalik.
Dengan kejadian seperti itu kamu pasti risih ketika orang yang tidak kamu kenal bersikap genit kepadamu. Oleh karena itu, Allah menyuruh kita mengenakan hijab karena Allah mau melindungi kita dari tatapan-tatapan tidak enak dari laki-laki. Allah mau melindungi perempuan dari kejahatan syaitan yang menghasut kaum lelaki.
Lalu tentang cadar, itu tidak berlebihan menurutku – hanya saja seperti yang aku jelaskan tadi bahwa wanita yang bercadar itu tau persis jahatnya para syaitan mengganggu kaum laki-laki, mereka berusaha menjaga diri dan membantu kaum laki-laki menjaga pandangannya.
Pertanyaan yang bertubi-tubi ia lontarkan kepadaku, aku memang belum cukup ilmu untuk menjawab dengan benar, tapi aku berusaha berlindung kepada Allah agar memberikan jawaban yang benar untuk agamaNya.
Semoga Allah selalu menuntunku dan memberiku kekuatan agar tidak lelah belajar agamaNya. Ah sesungguhnya, apalah aku ini,  hanya manusia yang penuh dosa yang sedang Allah tutupi aibnya :(((

Comments

Popular posts from this blog

Love In Paris

France, So I'm Fall in Love

​Andai Allah bisa Cemburu