Have A safe Long Flight Ibu Peri
Assalamualaikum.
18 February 2017
Akhirnya hari itu separuh mimpimu tersampaikan, terwujudkan. Alhamdulillah. Aku bahagia bisa mengenalmu kaaaak.
Awal perkenalan yang bisa dibilang biasa aja, tapi kamu orang pertama yang aku rasa nerima aku dengan lembutnya dalam sebuah kelompok yang takan pernah terlupakan sampai kapanpun.
Gatau kenapa meskipun emang komunikasi diantara kita itu jarang terjadi, tapi rasanya aku selalu dapat hal positif darimu kak. Entah dari tulisanmu atau apapun itu.
Dan mungkin aku salah satu orang yang sangat menanti tulisan positifmu. Berawal dari obrolan yang ternyata kita punya mimpi yang sama. Pengen jadi broadcaster. Sampe akhirnya paham banget kalau kita sama-sama sering punya ide dan pengen diluapin lewat tulisan tapi ga bisa nulis (terus mencoba nulis daan tapi ga punya readers haha) . That so sad. 
Tapi sebenernya tulisan yang kita buat bukan harus dibaca orang lain bukan juga HARUS menginspirasi orang lain (syukur kalau memang iya). Tapi tujuan utama kita menulis itu adalah sebagai catatan hidup yang nanti entah lima atau sepuluh tahun lagi kita baca kita akan paham sudah sejauh mana kita berubah, apakah perubahan menjadi baik atau buruk. Dengan tulisan itu pula kita seperti kembali ke masa lalu di lorong waktu yang kita tau persis perasaan kita ketika menulis itu. Merasakan kembali moment yg tertulis itu. Rasanya itu lebih dari cukup dari apapun.
Dan kini, aku salah satu orang yang bahagia kamu ada di Belgia kak!! Apalagi disana kamu semakin banyak mencoba menulis. Aku mungkin salah satu orang yang ga sabar buat baca setiap postinganmu kak. Setidaknya sekalipun aku belum pernah ke benua biru, aku bisa merasakan berada disana melalui tulisanmu kaaaak! Ah keep writing and inspiring kak.
Doakan aku segera menyusulmu untuk merasakan surga duniaNya dibelahan bumi lain.
It’s your quote that I loved.
Wassalamualaikum
Wassalamualaikum

Comments