Bunglon dan Aku
( gambar diambil dari google . com ) Layaknya seekor bunglon yang selalu berubah warna sesuai dengan tempat yang ia singgahi, aku juga ingin seperti itu. mencoba menyesuaikan diri dengan tempat yang aku singgahi, walau aku tak dapat berubah warna, tetapi setidaknya saat aku ada diantara mereka aku dapat menjadi bagian dari mereka walau tak seutuhnya seperti mereka, karena warna seekor bunglonpun tidak sama persis dengan tempat yang ia singgahi, akan tetap ada perbedaan meski tak kasat mata. Sampai saat ini aku mungkin tidak bisa seperti bunglon, karena aku bukan karakter orang yang mudah bersosialisasi, tidak seperti bunglon yang hanya butuh waktu beberapa detik untuk merubah warnanya, sedangkan aku, butuh banyak waktu hingga berbulan-bulan untuk mencapai klimaks dari makna sosialisasi dalam hidupku.